Ojek Online di Bandung Tewas Ditembak Polisi, Begini Kronologinya

Minggu, 1 Oktober 2017 16:05
Jenazah Agus Maulana saat dibawa oleh anggota polisi dibantu warga di RS Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Moch Toha, Minggu (1/10/2017) siang.

Poker – Agus Maulana (23), warga Babakan Cisereuh RT 04 RW 04 Kelurahan Karasak, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, tewas dengan luka tembak di bagian leher, Minggu (1/10/2017) dini hari di pintu masuk Tol Moch Toha.
Suhendar (32), kakak korban, mengungkapkan, kejadian bermula saat dia dan adiknya beserta rekannya sedang nongkrong di sebuah warung di kawasan Jalan Moch Toha yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya.
Suhendar mengatakan, sekitar pukul 24.00 WIB, adiknya pamit untuk menyusul rekannya yang lebih dulu pergi mengendarai sepeda motor. Namun tidak berselang lama, ia mendapat kabar bahwa adiknya ditembak seseorang.
“Kami lagi nongkrong, dia (Agus) izin pergi. Sekitar 15 menit temannya yang pergi sama dia bilang ke saya, dia ditembak. Kayaknya dia tahu kejadian penembakannya. Dia bilang ribut sama polisi,” ujar Suhendar, saat ditemui di RS Bhayangkara Sartika Asih, Minggu siang.
Suhendar mengaku tidak mengetahui secara pasti mengapa adiknya bisa ditembak. Sebab, sepengetahuan Suhendar, Agus tidak punya masalah dan tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal.
“Dia itu kerjanya ojek online. Saya bingung, ini salah sasaran atau bagaimana karena sepengetahuan saya dia tidak pernah punya masalah,” ungkapnya.
Suhendar menambahkan, selain luka tembak, wajah Agus juga lebam saat dia melihatnya di RS Bhayangkara Sartika Asih.
Ceme – “Ada luka tembak di leher sebelah kanan pas saya lihat di rumah sakit. Wajahnya juga lebam,” ungkap Suhendar.
Pihak keluarga menangis saat mendengar Agus dipastikan meninggal. Sekitar pukul 12.00, jenazah Agus dibawa dari RS Bhayangkara Sartika Asih ke rumah duka untuk segera dimakamkan.
Ayah korban, Toto (52), terlihat lemas saat melihat jenazah anak bungsunya dinaikkan ke dalam keranda.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Bandung Yoris Maulana sempat menyambangi rumah duka untuk menyampaikan rasa bela sungkawa.
Hendro menyayangkan kejadian tersebut. Dia pun mengucapkan rasa belasungkawa kepada keluarga korban.
“Atas kejadian meninggalnya almarhum Agus Maulana, jajaran Polrestabes Bandung turut prihatin dan menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum khusnul khotimah,” ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku penembakan adalah Bripka Pepe Ahmad Mustofa, anggota polisi dari Satserse Polsek Bojongloa Kidul.
Hendro membeberkan kronologi tewasnya Agus yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.
“Telah terjadi penembakan di Jalur Tol Mohamad Toha, yang dilakukan oleh anggota Polsek Bojongloa Kidul, Polrestabes Bandung, pada hari Minggu 1 Oktober 2017 sekitar jam 01.30 WIB, luka tembak pada tengkuknya,” ujar Hendro melalui siaran pers, Minggu siang.
Hendro menyebutkan, kejadian itu bermula saat anggota Polsek Bojongloa Kidul hendak melakukan penyelidikan terhadap pelaku pengeroyokan. Operasi itu dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul AKP Ade Hermawan.
“Pada saat dilakukan penangkapan di TKP, terjadi perlawanan oleh masyarakat yang ada di TKP, yang mengakibatkan anggota luka memar,” ucap Hendro.


“Setelah itu terdengar bunyi letusan yang diduga dari senjata Bripka Pepe, mengenai tengkuk korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tambahnya.
Capsa Susun – Ditemui di rumah duka, Hendro mengatakan, empat anggotanya itu telah diperiksa oleh Propam dan Reserse Polrestabes Bandung bersama empat saksi lain yang merupakan teman korban.
“Keempat anggota polisi ini sudah kita lakukan pemeriksaan di Propam Polrestabes Bandung. Anggota kita empat diamankan di Polrestabes Bandung, ada masyarakat yang kebetulan bersama almarhum juga dimintai keterangan. Bagaimana nanti kesimpulannya kita menunggu fakta di lapangan, nunggu pemeriksaan,” tuturnya.
Dari pantauan Kompas.com, insiden tertembaknya Agus terjadi di bahu jalan mulut pintu Tol Moch Toha. Garis polisi tampak melintang di bahu jalan. Darah yang sudah mengering terlihat berceceran bersama pecahan kaca yang berserakan.
(Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani)
Berita ini telah dimuat di Kompas.com dengan judul: Kronologi Pengemudi Ojek Online Tewas Kena Tembak Polisi di Bandung

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*