Puluhan Kali Beraksi di Medan, 3 Bos Geng Begal Ditembak Mati.

Kombes Dadang Hartanto saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus begal.

POLRESTABES,– Personel gabungan dari Polsek Medan Timur, Polsek Percut Sei Tuan serta Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus 6 anggota komplotan begal yang sudah puluhan kali beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Dari ke-6 tersangka, 3 orang yang diduga menjadi pimpinan para geng begal itu terpaksa ditembak mati, karena melawan saat akan ditangkap. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengultimatum para bandit jalanan agar jangan coba-coba ‘bermain’ di Kota Medan. “Ini pesan buat para perampok di Kota Medan. Saya ingatkan jangan bermain di sini. Kemana pun pasti akan saya kejar, sampai ke ujung dunia sekalipun!” Seru Kombes Dadang di RS Bhayangkara Media Center saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan tiga komplotan yang sudah beraksi sebanyak 33 kali itu, Jumat (29/12/2017) sore. Dijelaskannya, bahwa polisi berhasil meringkus tiga kelompok, dalam beberapa kasus kejahatan jalanan. Dari masing-masing kasus satu orang pelaku ditembak mati karena terus melawan saat penangkapan. “Ada tiga kasus perampokan. Jadi para pelaku ini ada tiga kelompok dan adanya namanya, yakni kelompok Serak, Egi Cs dan Raja Cs,” sambung Dadang. Tiga tersangka yang ditembak mati yakni, M Regi Rival alias Egi (23), warga Jalan Rawa Cangkuk, Lorong Keluarga, Kecamatan Medan Denai. Tersangka ini dari kelompok Egi Cs. Kemudian Safaruddin Siregar alias Serak (38), warga Jalan Panglima Denai, Lorong Muslim, Kecamatan Medan Denai. Dan terakhir adalah Raja Amin Siregar alias Raja (33) warga Jalan Beringin, Pasar 7, Lorong Duku, Kecamatan Medan Tembung. “Jika beraksi ketiga kelompok ini cukul sadis. Untuk kelompok Raja Cs sudah 15 kali beraksi. Kemudian kelompok Serak Cs sudah 5 kali beraksi dan kelompok Egi Cs sudah 20 kali lebih beraksi,” papar Dadang. Dadang menambahkan, anggota Egi Cs berjumlah 4 orang, 1 di antaranya ditembak mati, 1 kooperatif, sementara 2 lagi berstatus buron (DPO) yakni JM dan PT.

Barang bukti yang berhasil disita.

Anggota kelompok Serak juga berjumlah 4 orang, 1 ditembak mati, 2 berstatus DPO, yaitu NM dan PT dan 1 kooperatif. Selanjutnya kelompok Raja Cs pelaku 2 orang, 1 ditembak mati dan 1 kooperatif saat ditangkap. “Total jumlah pelaku secara keseluruhan ada 10 orang. Dengan rincian 3 ditembak mati, 4 orang DPO dan 3 orang masih hidup. Untuk yang DPO sudah kita kantongi identitasnya,” sebut Dadang. Di akhir keterangan persnya, Dadang sekali kali mengimbau para pelaku kejahatan jalanan agar tidak coba-coba beraksi di Kota Medan. “Uang yang kalian (perampok) dapatkan akan menyengsarakan kalian sendiri!” Seru Dadang, didampingi Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahean, Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, Wakasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Ronni Bonnic beserta tim forensik RS Bhayangkara Medan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*